Enam Pemeriksaan Jantung Untuk Mengetahui Penyakit Jantung

Sakit jantung bagi seseorang memang momok menakutkan. Bagaimana tidak, penyakit ini bisa menyerang tanpa diduga dan sekali serangan bisa membuat penderitanya meregang nyawa! Dan biasanya, penderita tidak sadar kalau ia mengidap penyakit mematikan ini.
Lalu, bagaimana cara kita tahu kalau kita menderita penyakit jantung? Caranya adalah dengan melakukan pemeriksaan pada bagian jantung. Apa saja pemeriksaan pada jantung tersebut? Berikut pemeriksaan jantung yang wajib Anda lakukan untuk mengetahui Anda terkena jantung atau tidak? 
1.  Pemeriksaan Fisik
Selain melakukan wawancara pada penderita biasanya petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menunjang diagnosa penyakit jantung yang Anda derita. Jika pada wawancara, petugas kesehatan ingin mengetahui keluhan Anda seperti: nyeri daerah dada maupun sesak, maka pada pengkajian fisik akan dilakukan serangkaian pemeriksaan pada tubuh Anda terutama area pada jantung. Biasanya petugas kesehatan akan memeriksa bunyi jantung Anda apakah normal atau tidak? Bisa juga mengukur tekanan darah Anda apakah tinggi atau tidak? 


2.  Pemeriksaan EKG
Pemeriksaan ini umum dilakukan untuk mengetahui penyakit jantung yang diderita pada pasien. Walaupun hanya berupa gelombang, tapi pemeriksaan ampuh dalam mendeteksi penyakit jantung yang Anda derita. Gelombang yang terdiri dari P, Q, R, S dan T tersebut mampu mendeteksi adanya serangan jantung, adanya kelainan pada irama jantung, adanya kematian jaringan pada jantung, dll. 
3.  Pemeriksaan Foto Rongten
Biasanya pemeriksaan ini dilakukan untuk menguatkan dugaan adanya kelainan pada jantung. Pada foto Rongten yang memakan waktu hanya 15 menitan ini, biasanya akan terbaca akan adanya kelainan atau tidak pada struktur jantung.
4.  Pemeriksaan Laboratorium
Pada pemeriksaan ini biasanya akan diketahui penyebab maupun adanya serangan pada jantung. Salah satu penyebab serangan jantung semisal kolesterol akan terbaca di pemeriksaan laboratorium ini. Baca Juga: Cara Terlengkap Mengatasi Kolesterol Yang Membandel Begitu juga apabila ada serangan akan terbaca dari pemeriksaan laboratorium, seperti: meningkatnya enzim jantung seperti: Creatine kinase (CK), aspartat aminotransfersi (AST), lactic acid dehydrogenase (LDH) dan CK-MB.
Adapun pemeriksaan laboratorium yang biasa diperiksakan yang berhubungan dengan penyakit jantung adalah: Darah Lengkap (leukosit, eritrosit, hematokrit, dan HB), Analisa Gas Darah (AGD), kadar elektrolit, Creatine kinase (CK), aspartat aminotransfersi (AST), lactic acid dehydrogenase (LDH) , CK-MB, Gula darah maupun Kadar lemak dalam serum.
5.  Kateterisasi Jantung
Cara ini dilakukan untuk mengetahui adanya kelainan pada pembuluh darah arteri koroner. Dimana dari pemeriksaan ini akan dapat ditentukan langkah selanjutnya untuk mengatasi penyakit jantung bisa melalui pemasangan cincin pada jantung atau melalaui CABG.
6.  Ekokardiografi

Sekilas pemeriksaan ini seperti pemeriksaan USG. Pemeriksaan yang tidak memiliki efek yang rendah pada penggunanya ini bertujuan untuk mengetahui adanya kelainan struktural pada jantung dan pembuluh darah, menetapkan derajat kelainan pada jantung, mengevaluasi fungsi kardiovaskuler, mengevaluasi hasil operasi jantung, mengevaluasi hasil terapi medis dan menilai keterlibatan kardiovaskuler pada penyakit lain.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Enam Pemeriksaan Jantung Untuk Mengetahui Penyakit Jantung"

Posting Komentar