Mengapa Pasien Jantung Tidak Boleh Beraktivitas Berlebihan Dan Mengejan?

Seringkali penderita jantung yang di rawat di rumah sakit dianjurkan agar lebih banyak melakukan aktivitas di tempat tidur sehingga untuk urusan buang air kecil maupun buang air besar dilakukan juga di tempat tidur. Lalu, apa alasan dibalik itu semua? Apakah hanya agar pasien mudah di pantau atau semua itu dilakukan demi kebaikan pasien itu sendiri?
Tujuan pasien dianjurkan untuk melakukan aktivitasnya di tempat tidur adalah demi kesehatan pasien sendiri, dimana dengan melakukan pemenuhan aktivitas ditempat tidur diharapkan pasien menghindari aktivitas berlebih. Jika pasien melakukan aktivitas berlebih sementara jantung pasien dalam keadaan ‘kurang’ baik maka bisa berakibat fatal nantinya. 
Aktivitas seperti mengangkat beban, mandi bahkan berjalan merupakan aktivitas yang biasa bagi orang kebanyakan tapi aktivitas yang terlihat ‘mudah’ itu akan terlihat berbeda jika dilakukan pasien jantung. Jika pada orang kebanyakan jantung dapat dengan mudah berkompensasi terhadap aktivitas yang dilakukan maka pada Pasien jantung (terjadi pembesaran jantung, kematian jaringan pada jantung, kelainan katub dan lain-lain) hal ini susah untuk dilakukan karena ‘kelainan’ pada jantung yang akan memaksa jantung untuk bekerja ektra keras untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Aktivitas tadi akan membuat jantung penderita berdetak lebih kencang yang mana detakan ini tidak dilakukan dengan sempurna sehingga kebutuhan oksigen yang kaya akan nutrisi yang mengalir melalui darah akan menjadi berkurang atau terhambat ke jantung. Hal inilah yang menyebabkan aktivitas berlebih mesti dihindari oleh pasien jantung karena bukan hanya nyeri dada saja yang dirasakan, tapi bisa juga berujung kematian.


Lalu, selain aktivitas sering kita dengar penderita jantung dilarang untuk mengejan. Benarkah itu? Mengapa mengejan dilarang pada pasien jantung? Berikut alasannya: ketika seseorang mengejan terlalu keras maka secara otomatis akan meningkatkan tekanan di bagian dada sehingga darah yang mengalir akan menjadi lambat kembali ke jantung. Dan apabila darah lambat kembali ke jantung maka secara tidak langsung membuat jantung kekurangan pasokan darah yang diolah untuk pemenuhan nutrisi bagi jantung dan tubuh. Dan bila kebutuhan nutrisi yang kaya akan oksigen di dalam darah tidak terpenuhi maka akan terjadi kematian sel, jaringan, organ, sistem organ bahkan tubuh!

Demikianlah penjelasan mengapa pasien jantung dilarang untuk melakukan aktivitas berlebih dan mengapa pasien jantung dilarang untuk mengejan. Semoga artikel ini membuat kita mawas diri terhadap kejadian serangan jantung. Baca Juga: Mengetahui Kelainan Pembuluh Darah Arteri Melalui Kateterisasi Jantung

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengapa Pasien Jantung Tidak Boleh Beraktivitas Berlebihan Dan Mengejan?"

Posting Komentar