Ciri-Ciri Bayi Atau Anak Anda Terkena Penyakit Jantung

Bayi Anda tidak kuat minum?  Mudah lelah? Bernafas cepat? Banyak berkeringat? Dan berat badannya sulit naik? Waspadalah! Bisa jadi bayi Anda menderita penyakit jantung. Karena beberapa gejala di atas adalah ciri-ciri bayi yang terkena gagal jantung.
Sedangkan gejala dari Anak yang terkena penyakit jantung adalah anak sering mengeluh sering lekas lelah, terlihat kurang aktif, batuk, sesak nafas ringan (setelah aktivitas fisik tertentu) sampai sangat berat (sesak nafas pada waktu istirahat).
Lalu, apa yang dilakukan untuk menyakinkan bahwa bayi atau anak Anda menderita penyakit jantung? Langkah pertama yang biasa dilakukan adalah dengan pemeriksaan fisik. Dimana pemeriksaan fisik ini dapat dilakukan dengan menilai: berat badan bayi atau anak yang biasanya berat badan bayi atau anak yang menderita gagal jantung terhambat daripada tinggi badannya, lalu nilai juga kecepatan nadi (bisa dilakukan dengan meraba denyut nadi bayi atau anak, lalu hitung denyutan itu selama satu menit), biasanya anak yang mengalami gangguan jantung nadinya 150 kali permenit atau lebih saat istirahat atau malah bayi atau anak yang mengalami penyakit jantung denyut nadinya sangat lambat, yaitu: 50 kali permenit pada saat istirahat. Hal lain bisa ditemukan pada ujung-ujung ekstremitas (kaki maupun tangan) akan teraba dingin terutama pada gagal jantung akut. Baca Juga: Mengenal Penyakit Jantung Bawaan Yang Mematikan


Tanda dan gejala di atas tidak serta merta dapat dijadikan acuan bahwa bayi atau anak anda menderita penyakit jantung. Untuk dapat menegakkan diagnosa penyakit jantung anda dapat berkonsultasi dengan tim medis jika menemukan tanda dan gejala gagal jantung di atas. Biasanya, untuk memperkuat dugaan adanya kelainan pada jantung akan dilakukan serangkaian pemeriksaan lanjutan, seperti:
1.  Foto dada: cara ampuh mengetahui kelainan jantung, dimana biasanya gagal jantung selalu disertai dengan pembesaran jantung (kardiomegali) yang nyata dan pada paru tampak bendung vena pulmonal.
2.  Elektrokardiografi (EKG) atau rekam jantung: biasanya akan tergambar adanya kelainan jantung, dimana akan terbaca gangguan irama jantung.
3.  Ekokardiografi: mirip seperti USG tapi pemeriksaan ini terfokus pada jantung. Dimana pada  pemeriksaan ini melihat struktural jantung, dimensi ruang jantung maupun penebalan dinding jantung.
4.  Pemeriksaan Laboratorium: biasanya bayi atau anak anda yang dicurigai memiliki penyakit jantung akan diperiksakan kadar hemoglobin dan hematokrit. Dimana biasanya anemia bisa menyebabkan gagal jantung. Selain itu diperiksa AGD (Analisa Gas Darah), ph, elektrolit (natrium, kaium, kalsium dan kloride), dan gula darah serum. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ciri-Ciri Bayi Atau Anak Anda Terkena Penyakit Jantung"

Posting Komentar