Kupas Tuntas Infark Miokard Yang Menyebabkan Kematian Otot Jantung

Infark Miokard? Penyakit apa infark miokard itu? Bagi kalangan awan tentu susah untuk mencerna penyakit satu ini. Mengucapkannya saja sudah susah, apalagi mengetahui artinya. Sebenarnya penyakit Infark Miokard ini adalah salah satu penyakit jantung yang sangat berbahaya bila menyerang seseorang.
Penyakit infark Miokard sendiri merupakan suatu keadaan dimana terjadi kematian otot jantung yang biasanya terjadi secara tiba-tiba yang disebabkan kurangnya/terhambatnya suplai darah yang kaya akan nutrisi ke arteri koroner ke seluruh otot jantung.

Mengapa terjadi pengurangan atau penghambatan suplai darah ke arteri koroner? Hal ini biasanya terjadi karena adanya penumpukan kolesterol yang cukup lama yang akhirnya membentuk plak dipembuluh darah  yang mana bila berlangsung terus menerus akan menghalangi peredaran darah menuju ke arteri koroner.

Lalu apa tanda dan gejala dari penyakit infark miokard ini? Biasanya penderita akan merasakan nyeri dada lebih dari 30 menit dan makin lama bertambah berat yang akan menjalar ke leher, dagu, lengan bahkan ke punggung. Dan nyeri dada biasanya tidak hilang sepenuhnya walaupun penderita sudah beristirahat maupun mengkomsumsi obat nitrogliserin.
Bila nyeri dada tidak berkurang setelah beristirahat dan mengkomsumsi nitrogliserin sebaiknya bawa penderita ke rumah sakit terdekat. Biasanya, penderita akan di cek laboratorium (dengan memeriksa CK-MB yang akan naik selama 6 jam pasca serangan dan pada pemeriksaan darah lengkap biasanya terjadi penurunan kadar leukosit/sel darah putih), selain itu akan dilakukan rekam jantung (EKG) pada penderita yang mana dari hasil rekam jantungnya akan terlihat aktivitas serangan jantung yang biasanya ditandai dengan ST elevasi (kenaikan gelombang ST) dan adanya kelainan pada gambaran q yang dalam dunia medis disebut dengan ‘q patalogis’ yang menandakan terjadinya serangan.
Setelah ditegakkan sebuah diagnosa, biasanya penderita infark Mikard ini akan mendapatkan sejumlah obat yang berfungsi untuk mengencerkan darah dan mengurangi kerja jantung. Bila kondisi mulai membaik, penderita akan dilakukan pemeriksaan lanjutan, bisa berupa pemeriksaan Ekhokardiografi (semacam USG tapi pemeriksaan ini khusus untuk jantung) maupun dengan melakukan kateterisasi yang berfungsi mengetahui daerah mana yang mengalami sumbatan.
Jika ditemukan adanya sumbatan, kemungkinan besar akan dilakukan tindakan untuk mengatasi sumbatan tersebut bisa dengan pemasangan Stent yang berfungsi mempertahankan pembukaan pembuluh darah koroner secara mekanis atau jika banyak terjadi sumbatan dan sumbatan sangat tinggi presentasenya biasanya akan dilakukan CABG yang mana ini merupakan suatu tindakan pembedahan untuk memperbaiki aliran darah koroner dengan cara mencangkok sebagian pembuluh darah.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kupas Tuntas Infark Miokard Yang Menyebabkan Kematian Otot Jantung"

Posting Komentar