Cara Mudah Membaca Gambaran EKG Atau Rekam Gelombang Jantung

Bagaimana caranya membaca hasil EKG atau rekam jantung? Bagi masyarakat awam, tentu ini perkara yang sulit, jangankan Anda, petugas kesehatan saja banyak yang belum bisa membaca gelombang jantung ini. Tapi, Anda tidak usah khawatir, karena tidak ada sesuatu di dunia ini yang susah untuk dipelajari, asal ada niat dan usaha yang keras, kami yakin Anda pasti bisa menaklukkan gambaran EKG yang seperti gunung berapi ini.
Cara membaca EKG ini akan kami bagi menjadi beberapa bagian, mulai dari dasar pembacaan EKG (rekam jantung), mengenal gelombang jantung (EKG) yang normal hingga cara membaca EKG yang tidak normal. Hal ini kami lakukan agar Anda memahami secara benar tentang pembacaan rekam jantung ini. 

Dasar pembacaan rekam jantung (EKG) akan mulai dipostingan kali ini. Pada kesempatan ini akan akan menjabarkan bagaimana menghitung kotak di EKG dan bagaimana gambaran  setiap gelombang EKG.
Cara membaca atau menghitung kotak kertas EKG (Rekam Jantung).
Sebelum membaca hasil rekam jantung, Anda terlebih dahulu harus tahu bagaimana cara menghitung kotak (baik kotak kecil maupun kotak besar) di kertas EKG. Cara membaca kotak dikertas EKG adalah dengan mengetahui garis horizontal (garis datar) dan garis vertikal (garis ke atas).
Mengapa Anda harus mengetahui garis horizontal dan vertical ini? Karena dengan mengetahui ini Anda akan mengetahui gambaran EKG normal atau tidak. Dimana garis horizontal merupakan garis yang menggambarkan waktu sedangkan garis vertical adalah garis yang menggambarkan voltase.


Dimana garis horizontal, satu kotak kecil bernilai 0,04 detik, maka satu kotak besar bernilai 0,2 detik ( hasil perkalian antara 0,04 x 5 kotak kecil). Sedangkan garis vertikal, satu kotak kecil bernilai 0,1 mV dan satu kotak besar 0,5 mV (hasil perkalian 0,1 mV x 5 kotak kecil). NB: perhitungan ini memakai kaibrasi 10 mm (Yang biasa digunakan di lapangan).
Mungkin Anda bingung, apa itu kotak kecil apa itu kotak besar? Anda bisa melihat penjelasan dari gambar berikut ini:

NB: Ingat! Pembacaan kotak ini berlaku untuk kalibrasi 1 miliVolt (umumnya perekam jantung menggunakan kalibrasi ini) yang akan menimbulkan defleksi 10 mm, pada keadaan tertentu kalibrasi dapat diperbesar yang akan menimbulkan defleksi 20 mm atau bisa juga diperkecil yang akan menimbulkan defleksi 5 mm.
Sampai sini Anda sudah paham? Jika iya, dikesempatan berikutnya kita akan membahas tentang Pengenalan Gelombang EKG , dari mulai: gelombang P, gelombang Q, gelombang R, gelombang S, gelombang T sampai gelombang U.

Subscribe to receive free email updates:

9 Responses to "Cara Mudah Membaca Gambaran EKG Atau Rekam Gelombang Jantung"

  1. salam hangat dari blogger jatim dan blogwalking sehari-hari

    BalasHapus
  2. nyimak menambah pengetahuan

    BalasHapus
  3. mohon dibantu apa arti pembacaan ekg saya sbb:
    - Komplesk QRS, konfigurasi Q patologis pd II
    - Gelombang T, inverted pd III
    terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayangnya data yang Anda berikan sangat sedikit, tapi jika hanya menyimpulkan dari data yang Anda berikan gambaran EKG tersebut normal saja. Mengapa? Karena ada gambaran Q patologis hanya pada lead II (minimal ada dua lead yang bermasalah di bagian inferior, seperti di: AVF, lead II maupun lead III) dan begitu juga gelombang T inverted pada lead III. Tapi tentu saja kita tidak boleh asal mengabaikan data tersebut oleh sebab itu data klinis perlu juga kita dapatkan

      Hapus
  4. Apa ini berlaku utk seluruh kalibrasi pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak, seperti kami sebutkan di atas perhitungan ini memakai kaibrasi 10 mm ... jadi klu kalibrasi 20 mm atau justru 5 mm... berarti 1 kotak kecilnya berubah ... untuk lebih jelasnya dapat bapak baca pada artikel mengenal kalibrasi EKg di blog ini juga ^^

      Hapus
  5. Terimakasih banyak mi. Trnyata pakai matematika ya.. Hehe

    BalasHapus
  6. saya pernah di ecg kemarin..doktor bilang bacaan jantung normal..tapi di kertas ecg tulis abnormal rhythm ecg.. bole bagi pandangan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam pembacaan EKG ada banyak hal penilaian sampai memutuskan jantung kita normal atau tidak... salah satu penilaian adalah irama jantung (rhythm). Irama jantung ada yang teratur (reguler) atau tidak teratur (iireguler). contoh yang tidak teratur: irama lambat (brachikardi) atau iramanya cepat (takikardi). Nah, walaupun irama jantung Anda cepat, tapi pemeriksaan rekam jantung (penilaian gelombang P, Q, R, S, T dan U) yang lain bagus bukan berarti ada kelainan pada jantung Anda. Dan perlu digaris bawahi pemeriksaan EKG ini juga adalah pemeriksaan penunjang jadi perlu didukung data lain, seperti: pemeriksaan laboratorium, rongsen pengkajian (wawancara) pada penderita, dll. Semoga menjawab pertanyaan.

      Hapus