Awas! Duduk Terlalu Lama Dapat Meningkatkan Resiko Terkena Penyakit Jantung

Apakah duduk lama dapat menimbulkan penyakit jantung? Sebagian besar pekerjaan kita dihabiskan di tempat duduk. Dimana, biasanya kita akan duduk untuk mengerjakan tugas atau kegiatan kita selama di kantor. Beberapa  ‘penyelamat’ kita bangkit dari tempat duduk; biasanya hanya makan, minum dan buang hajat.
Lalu, berbahayakah apabila kita duduk terlalu lama di keseharian hidup kita? jawabannya: IYA!  Penelitian telah menunjukkan bahwa seseorang yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk duduk  dapat menyebabkan kerusakan besar pada kesehatannya. Oleh karena itu, ahli kesehatan dari seluruh dunia telah memperingatkan kita, posisi duduk tertentu dalam jangka waktu yang  lama dapat menyebabkan  gangguan kesehatan.

Salah satu penyakit mematikan yang muncul dari kebanyakan duduk ini adalah munculnya penyakit jantung. Penyakit yang telah menelan jutaan warga dunia ini muncul diakibatkan kurangnya aktifitas atau pergerakan tubuh, sehingga aliran darah tidak lancar. Jika aliran darah tidak lancar, utamanya ke organ jantung, maka bisa dipastikan lambat laun kerja jantung ini akan terganggu.

Menurut penelitian, duduk terus menerus selama lebih dari enam jam setiap hari dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit jantung. Dimana presentasenya  kurang lebih sekitar 65%. Angka yang cukup tinggi untuk kebiasaan yang kita anggap sepele untuk dilakukan.

Oleh karena itu, ada baiknya kita menghindari duduk yang terlalu lama. Jika kita kesulitan untuk meninggalkan pekerjaan kita, ada baiknya kita berdiri sejenak dari tempat duduk kita sambil menggerak-gerakkan tubuh kita. Jika waktu istirahat tiba manfaatkan waktu itu sebaik mungkin untuk merilekkan tubuh Anda. Jika memungkinkan, kita dapat berbaring di suatu tempat untuk memperlancar aliran darah. Baca Juga: Apakah Yang Menyebabkan Tekanan darah Tinggi?

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Awas! Duduk Terlalu Lama Dapat Meningkatkan Resiko Terkena Penyakit Jantung"

Posting Komentar