Cara Mudah Mendengarkan Dan Menentukan Lokasi Suara Bunyi Jantung 1, 2, 3 Dan 4


Cara Mudah Mendengar Suara Bunyi Jantung -- Bagaimana cara mendengarkan Bunyi Jantung 1, 2, 3, dan 4? Dimana lokasi menempatkan stetoskop untuk mendengarkan bunyi jantung 1, 2, 3 dan 4? Bagaimana cara menilai ada kelainan atau penyakit dari pemeriksaan suara bunyi jantung? Itulah beberapa pertanyaan yang sering muncul perihal suara bunyi jantung pada manusia.
Pada kesempatan kali ini kami akan menjawab seputar suara bunyi jantung:
Sebelum membahas jawaban pertanyaan di atas, kami akan uraikan apa itu bunyi jantung. Jadi bunyi jantung diakibatkan karena getaran dengan masa amat pendek. Bunyi yang timbul akibat aktivitas jantung dapat dibagi dalam: Bunyi jantung 1 (satu), Bunyi jantung 2 (dua), bunyi jantung 3 (tiga), dan bunyi jantung 4 (empat).

1.  Bunyi Jantung 1 (satu):
Bunyi jantung 1 ini disebabkan oleh karena getaran menutupnya katub atrioventrikuler terutama katub mitral. Bunyi Jantung 1 ini biasanya bernada rendah, lunak dan relatif lama. Pada pemeriksaan stetoscop berbunyi: ‘Lub’.
Dimana lokasi menempatkan stetoskop untuk mendengarkan bunyi jantung 1 (satu) ini? Lokasi penempatan stetoskop yaitu: pada ruang intercostal ke 5 (lima) pada sebelah kiri sternum di atas apeks jantung.
2.  Bunyi Jantung 2 (dua):
Bunyi jantung 2 ini disebabkan karena getaran menutupnya katub semiluner aorta maupun pulmonal. Umumnya bunyi jantung 2 ini memiliki nada yang tinggi, lebih singkat dan lebih tajam. Adapun bunyi terdengar adalah: ‘dup’.
Dimana lokasi menempatkan stetoskop untuk mendengarkan bunyi jantung 2 (dua) ini? Lokasi penempatan stetoskop yaitu: pada ruang interkostal 2 (dua) sebelah kanan sternum.
Foto Dan Gambar Lokasi Menempatkan Stetoscop Untuk Mendengar Bunyi Jantung 

3.  Bunyi Jantung 3 (tiga):
Bunyi jantung 3 disebabkan oleh getaran cepat dari aliran darah saat pengisian cepat dari ventrikel. Hanya terdengar pada anak-anak atau pada dewasa muda atau keadaan dimana komplians otot atau ventrikel menurun (hipertrofi atau dilatasi).
Dimana lokasi menempatkan stetoskop untuk mendengarkan bunyi jantung 3 (tiga) ini? Lokasi penempatan stetoskop yaitu pada: apeks jantung (Interkostal 5 kiri).
4.  Bunyi Jantung 4 (empat):
Bunyi Jantung 4 (empat) disebabkan kontraksi atrium yang mengalirkan darah ke ventrikel yang kompliansnya menurun. Normalnya suara jantung ini tidak terdengar dengan stetoskop, kecuali pada keadaan patologis. Tapi, terkadang bunyi jantung 4 ini terdengar pada dewasa muda sebelum bunyi jantung 1 dengan intensitas rendah. Namun jika bunyi jantung 4 terdengar pada orang tua biasanya terjadi: blok AV, hipertensi sistemik atau infark miokard.
Yang perlu dipahami pada suara bunyi jantung adalah:
a.  Normalnya bunyi jantung 1 lebih keras dari bunyi jantung 2, tetapi bunyi jantung 1 nadanya rendag sedang sedangkan bunyi jantung 2 nadanya tinggi.
b.  Intensitas bunyi jantung 1 akan mengeras jika ada takhikardi ( frekwensi nadi cepat), sedangkan intensitas bunyi jantung 1 dapat melemah jika ditemukan miokarditis, kardiomiopati, infark miokard, efusi perikard, emfisema tumor yang menyelimuti jantung.
c.   Intensitas bunyi jantung 2 akan mengeras jika ada hipertensi sistemik, hipertensi pulmonal. Tetapi bila dinding lentur dan arus aliran daraj ke arteri pulmonalis tidak deras oleh karena steanosis, maka bunyi jantung 2  dapat melemah meskipun ada hipertensi.
Asal Suara Bunyi Jantung:
Bagaimana bunyi jantung sendiri dibangkitkan oleh katub: mitral (paling jelas terdengar di apeks), katub trikuspidalis (disternum dekat sendi sternum iga 5 kanan), katub aorta (pada sendi antara sternum sel iga 2 kanan apeks) dan katub aorta (pada sela iga 2 kiri dekat tepi sternum).
Teknik mendengar suara bunyi jantung menggunakan stetoscop:
Seperti kita ketahui, stetoscop mempunyai dua bagian, yaitu: bell dan diagrafma. Dimana Bell untuk mendengarkan suara nada rendah, misalnya pada suara bunyi jantung 3 dan suara bunyi jantung 4, bising midiastol mitral/trikuspidalis. Caranya tempelkan bagian bell dengan penekanan ringan saja pada dinding dada.

Sedangkan bagian stetoscop yaitu Diagrafma, merupakan kepala membran yang digunakan untuk mendengarkan suara nada tinggi, misalnya bunyi jantung 1 dan bunyi jantung 2, bising sistolik maupun bising diastolik. Baca Juga: 9 Tanda Dan Gejala Penyakit Murmur Jantung

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Mudah Mendengarkan Dan Menentukan Lokasi Suara Bunyi Jantung 1, 2, 3 Dan 4"

Posting Komentar