Hubungan Kurang Tidur Dengan Kejadian Serangan Jantung! Yang Sering Bergadang Wajib Tahu!


Hubungan Kurang Tidur Dengan Kejadian Serangan Jantung – Benarkah seseorang yang kurang tidur berisiko tinggi untuk terkena serangan jantung? Mengapa orang yang kurang tidur berisiko terkena serangan jantung? Apa yan mesti dilakukan agar kita bisa tidur dengan nyenyak sehingga jantung menjadi sehat? Itulah serangkaian pertanyaan tentang efek kurang tidur terhadap kejadian terjadinya serangan jantung.
Untuk menjawab pertanyaan di atas berikut adalah hubungan kurang tidur dengan kejadian serangan jantung:

Dalam kehidupan sehari-hari kita disarankan tidur sekurang-kurannya 7-8 jam, termasuk dalam hal ini tidur siang. Seperti diketahui tidur juga merupakan kebutuhan dasar manusia. Jadi kebutuhannya harus terpenuhi. Jika kita porsir terus (tidur kurang 7 jam) maka tidak ada waktu tubuh untuk mengistirahatkan dirinya.

Tubuh kita tidak ubahnya seperti mesin mobil. Jika terus menerus menyala tanpa jeda, maka ia akan lekas aus, dan rusak bila digenjot terus menerus. Begitupula dengan tubuh kita, mereka perlu istirahat dari rutinitasnya sehari-hari. Kalau kita paksa ia akan cepat tua, mengalami berbagai gangguan dan berbagai penyakit.
Salah satu organ tubuh yang terkena dampak akan kurangnya kita tidur adalah organ jantung. Memang benar saat kita tidur, aliran darah dan detak jantung akan tetap memompa darah ke seluruh tubuh. Namun, pekerjaan jantung ini tidaklah seberat ketika kita masih sadar atau terjaga. Nah, jika kita kurang tidur maka secara otomatis kita ‘memaksa’ jantung kita bekerja keras tiada henti. Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk mendapatkan istirahat dan tidur yang cukup. Selain itu, pada saat kita tidur, sebagaian besar proses perbaikan tubuh, utamanya jantung terjadi.
Sebuah studi menunjukkan bahwa seseorang yang kurang tidur dari enam jam berisiko 50% lebih besar terkena serangan jantung. Dan orang yang kurang tidurnya atau durasi tidurnya pendek memiliki resiko tinggi terkena aterosklerosis atau pengerasan arteri , dibandingkan dengan orang yang tercukupi kebutuhan tidurnya.
Jika sudah terjadi aterosklerosis maka darah yang membawa nutrisi penting untuk jantung dan tubuh akan terganggu alirannya. Jika sudah terganggu lama kelamaan bisa menimbulkan serangan jantung pada penderitanya.
Untuk memperbaiki kualitas tidur kita, sebaikna kita membuat pola aktivitas keseharian yang dibuat tertib. Hal ini membantu mesin tubuh bekerja secara terkondisikan. Jadwal tidur sebaiknya dijadwalkan agar senantiasa tertib dan tepat waktu, membuat mesin tubuh bekerja efisien. Selain itu Anda dapat mengusahakan dengan meminum susu sebelum bersiap tidur, mematikan handphone, televisi dan hal lainnya yang dapat mengganggu untuk memulai tidur, atur suhu dan suasana ruangan tempat tidur senyaman mungkin, dan bisa juga mandi air hangat satu jam sebelum bersiap untuk tidur. Baca Juga: Mengapa Penderita Jantung Bisa Meninggal Secara Mendadak? Ini Dia Alasannya!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hubungan Kurang Tidur Dengan Kejadian Serangan Jantung! Yang Sering Bergadang Wajib Tahu!"

Posting Komentar